TEKAD 2018
Ketika tekad yang kuat harus dibarengi dengan semangat eksekusi yang tinggi. Begitulah pikir saia mengawali tahun ini. Semuanya karena memandang tumpukan setrikaan dan kamar anak yang belum dirapiin sepanjang liburan 14 hari yang lusa akan berakhir. Saat liburan dimulai sih saia udah nyiapin “to do list” di rumah karena memang tidak berniat kemana- mana (baca keluar kota Malang) saat liburan akhir tahun ini. Akhirnya setiap hari lebih banyak rebahan setelah masak ato nyuci dan melewatkan semua daftar yang dibuat. Akhirnya setelah terpuruk *halah* sekian lama tanpa ending yang jelas, saya bertekad untuk memutus rantai kemalasan dengan membuat “to do list” lagi. IYA, saya ndak mudah kapok. Terlebih saya percaya pada quote tenar anonim yang menyatakan bahwa “Failing to plan is plan to fail”. Lhah, saya ndak mau gagal lagi. Saya mau berhasil mberesin cucian dan kamar anak berikut segala printilan lain yang ada dalam daftar. Tapi biar saia lebih semangat melakukannya (iya, kalau tidak di...